Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Agustus 2016

JPRMI RAYAKAN HUT RI KE 71 DENGAN JELAJAH MASJID-MASJID DI SUMATERA


Indonesia adalah Negara Muslim terbesar di dunia. Bersamaan dengan itu, sebanyak 270 juta dari masyarakatnya adalah pengguna ponsel. Sementara yang aktif menggunakan internet sebanyak 82 juta orang. Tentu itu adalah jumlah yang tidak bisa dianggap remeh dan disia-siakan.

Senin, 21 Maret 2016

MUSLIM SUNANTARA YANG MASUK KE KARANGASEM


Islam mulai menyebar di Karangasem dengan migrasinya pekerja Muslim dari Lombok, pelaut dari Makassar, serta pedagang dari Arab. Merekalah yang dianggap dalam catatan sejarah sebagai masyarakat Sunantara. Berikut ini adalah beberapa fase potongan sejarah yang menggambarkan proses migrasi tersebut, juga beberapa peninggalan corak Islam dari migrasi masyarakat Muslim di wilayah Karangasem.

Jumat, 11 Maret 2016

PENGGEMBALA MUSLIM YANG DATANG KE BULELENG

sumber: remaspegayaman

Masuknya Islam di Buleleng merupakan berkah tidak langsung kekalahan Blambangan dari serangan pasukan Truna Goak yang dipimpin oleh I Gusti Ngurah Panji pada tahun 1587. Kekalahannya tragis, karena Santa Guna sebagai Raja Blambangan meskipun sudah turun tahta dan mengindari kecamuk dengan bersemedi akhirnya mati ditikam dengan Ki Semang, yaitu kerisnya I Gusti Ngurah Panji. Tetapi duka tak hanya menjadi milik Blambangan, melainkan juga milik Mataram di Jawa. Sebab Santa Guna adalah Senapati Mataram untuk wilayah Blambangan.

Kamis, 03 Maret 2016

TAWANAN BELANDA DARI ACEH YANG MENGENALKAN ISLAM DI BANGLI


Tengku Haji Ahmad, itulah Muslim yang mengenalkan Islam di Bangli. Bersama sahabatnya, Tengku Umar, ia turut diangkut oleh kapal Kompeni Belanda pada 1908. Mereka yang terangkut dalam kapal itu adalah pemberontak pada perang Aceh. Merekalah kaum Paderi, kaum Santri yang tak rela bumi nusantara dijajah oleh siapapun.

Senin, 15 Februari 2016

KETIKA KEAHLIAN MUSLIM DIBUTUHKAN KERATON TABANAN


Sebuah surat berbahasa Jawa masuk ke pemerintahan Batara Ngeluhur, namun saat itu tak satupun dari petinggi kerajaan yang bisa membaca isi surat. Maka sang Raja pun mencari orang yang bisa membacakannya. Hingga bertemulah dengan seorang anak muda dari desa Temenggungan (Blambangan / Banyuwangi – Jawa Timur) yang sedang bekerja pada salah satu keluarga di daerah itu; namanya Aryo Nur Alam.

Selasa, 09 Februari 2016

PERAN RADEN MADURA DAN KAPTEN BUGIS DALAM PENGENALAN ISLAM DI BADUNG


Badung adalah salah satu nama kabupaten di Bali. Islam mulai dikenal di daerah ini dengan dua motif. Pertama adalah Motif Sosial; karena cenderung pada alasan peri-kemanusiaan. Kedua adalah Motif Ekonomi; karena hubungan dagang antara orang-orang Bugis dengan orang-orang Bali.

Jumat, 05 Februari 2016

TIGA TAHAPAN PENGARUH ISLAM DI BALI

Muslim Bali gelar sholat Idul Adha di Renon (harnas.co)

Setelah masuknya agama Islam di nusantara pada abad XIII, kemudian semakin berkembang pada abad XV (sekitar tahun 1416) dengan kehadiran para Muballigh dari Malaka, Persia, dan Gujarat, maka tumbuh beragam kerajaan Islam di nusantara. Kerajaan-kerajaan Islam itu tersebar di beberapa wilayah nusantara; di antaranya Aceh, Minangkabau, Jawa, Ternate, Goa, Banjar, dan Kutai. Selain itu, juga ada di beberapa daerah lainnya.

Dalam sebuah buku pengenalan Islam di Bali yang disunting oleh Drs. M. Sarlan, M.P.A., maka kita dapat mengenali 3 tahapan pengaruh Islam di Bali. Tiga tahapan itu adalah Jalur Diplomasi - Politik, Jalur Perdagangan - Ekonomi, dan Jalur Kekerabatan - Sosial.

Selasa, 02 Februari 2016

UMMAT ISLAM DI RAHIM KLUNGKUNG


Pasca penaklukan Gajah Mada tahun 1343, Bali didominasi oleh kuasa kerajaan Hindu. Saat itu sebagai penguasa baru berasal dari keluarga Kresna Kepakisan dari Majapahit (Jawa), yang memerintah di Samprangan (Gianyar). Raja saat itu dibantu oleh para Patih yang berasal dari keluarga Arya dan Wesia. Para Patih dari keluarga Arya adalah Arya Kenceng, Arya Kenuruhan, Arya Belog, Arya Manguri, Arya Delancang, Arya Pengalasan, Arya Wangbang, Arya Kutawandira. Adapun para Patih dari keluarga Wesia adalah Tankober, Tanmundur, dan Tankaur.

Senin, 01 Februari 2016

LIMA MASA KERAJAAN GELGEL


Kerajaan besar yang pernah ada di Bali adalah Kerajaan Gelgel. Uniknya, dari pusat kerajaan besar Hindu di Bali inilah kelak Islam mulai dikenal oleh masyarakat Bali. Kiranya, bila dirasa perlu mencermati kerajaan ini, maka kita bisa membagi penelaahannya berdasarkan 5 masa kepemimpinan dalam Kerajaan Gelgel.

Rabu, 20 Januari 2016

WACANA KREMATORIUM YANG SEMPAT KONTROVERSIAL DI BALI (SAAT AGAMA TERBENTUR DENGAN ADAT)


Jangan anggap, bila Bali yang identik dengan tradisi Hindu dan dihuni oleh mayoritas umat Hindu maka benturan antara Agama dan Adat tidak terjadi. Nyatanya benturan itu ada, bahkan semakin pelik saat berada di lokasi yang sangat menjunjung tinggi adat. Karena hakikat adat adalah penjagaan warisan kebiasaan, sehingga alasan ‘penjagaan’ itulah yang seringkali tidak dapat menyesuaikan perkembangan zaman. Sebab tidak ada kebiasaan yang abadi dalam kehidupan dunia yang terus melalui dinamika perjalanan zamannya. Dan inilah yang pernah terjadi saat gagasan pembangunan Krematorium diangkat oleh Pesematonan Warga Pasek Sanak Sapta Rsi pada tahun 2007.

Selasa, 19 Januari 2016

Kisah Cinta Ratu Dewi Fatimah dan Raja Dalem Ketut Sri Kresna Kepakisan

sumber: anneahira.com

Ratu Dewi Fatimah adalah sepupu Raja Dalem Ketut Sri Kresna Kepakisan. Namun, rupanya hubungan mereka berdua tidak sekadar kerabat dalam dinasti Majapahit di Jawa. Sebab telah bersemi bunga-bunga cinta di antara keduanya. Jadilah mereka sepasang kekasih yang hanyut dalam kasmaran cinta.

Senin, 18 Januari 2016

SIAPAKAH TUJUH WALI DI BALI?

sumber: muslimedianews.com

Setelah Majelis Manaqib Jama’ah Akhlakul Khasanah Jam’iyah Manaqib Al Jamali berjalan setahun, pada suatu malam di bulan Muharram 1413 H (1992 M) ustadz Thoyib Zein Arifin selaku pengasuhnya mendapatkan bisikan yang ia akui sebagai sirri (suara yang didengar namun tidak ada wujud asalnya). Bisikan itu menyatakan bahwa di Bali terdapat tujuh wali yang hendaklah diwujudkan.

Minggu, 17 Januari 2016

FENOMENA SEJARAH PURA LANGGAR DI BALI


Masuknya Hindu dan Islam di Bali hanya selisih dua abad. Dengan demikian hampir tidak ada kendala dalam proses akulturasi masyarakat Hindu dan masyarakat Muslim di Bali. Tapi ada satu faktor yang mungkin bisa dianggap cukup signifikan dalam mempererat jalinan hubungan masyarakat Hindu dan masyarakat Muslim di Bali, sebagaimana yang pernah diutarakan oleh mantan Ketua MUI Bali yaitu almarhum H. Habib Adnan.

ISLAM DI BALI: ANTARA ESKADRON SULTAN BAJO DAN PRAJURIT MAJAPAHIT

sumber: tribunnews.com

Bali dikenal dan diperkenalkan sebagai daerah Hindu. Namun sejarah sesungguhnya telah mencatatkan bahwa awalnya tanah ini berpenduduk Animisme, lalu terakulturasi dengan budaya Hindu setelah Patih Gajah Mada menaklukkan pulau Bali pada tahun 1343 M.

Jumat, 15 Januari 2016

ISLAM DI BALI: PEDAGANG MUSLIM, MUALLAF HINDU DAN PENGASUH PESANTREN


Karunia Allah subhanahu wata’ala yang akhirnya mempertemukan ustadz Chabib Thoyib Zein Arifin Assegaf dengan bapak Saja’i pada Juli 1991 H / Muharram 1412 H. Ustadz Thoyib Zein Arifin adalah Pengasuh Pondok Putri Al Khoiriyah di Jl. Kol. Sugiono Wedoro Belahan RT 02 RW VII Gg. VI/16, kecamatan Waru, kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Sedangkan bapak Saja’i adalah seorang Muallaf yang asalnya beragama Hindu, yang mendapatkan hidayah setelah 70 tahun usianya hidup sebagai seorang Hindu. Baik ustadz Thoyib Zein Arifin maupun bapak Saja’i sama-sama berusia senja. Rasa kagum yang hinggap di relung hati ustadz Thoyib akan keislamanan bapak Saja’i di usia senjanya yang menjadi sebab pertemuan itu. Dengan taufiq dari Allah subhanahu wata’ala, ustadz Thoyib berangkat dari Sidoarjo untuk menemui bapak Saja’i di kediamannya yang terletak di Bukit Bedugul, kabupaten Tabanan, Bali.