Tampilkan postingan dengan label FLP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FLP. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Agustus 2024

Indonesia Merdeka, Palestina Merdeka

 

puisi isi dipersembahkan kepada Aliansi Pemuda Kalbar Bela Palestina yang tak henti terus merajut pembelaan demi pembelaan bagi negeri Palestina yang masih terjajah 

Irfan Azizi (Ketua Harian 1 Badan Pengurus Pusat Forum Lingkar Pena)

 

* * *

Ingatlah saudaraku... 
Saat Indonesia merdeka
Bangsa Palestina menyapa
Akui kemerdekaan
Beri bantuan

Jumat, 03 September 2021

Merdekanya Indonesia, Ikut Melaksanakan Ketertiban Dunia


Selamat Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh
Tujuh puluh enam tahun waktu ditempuh
Kau adalah negara merdeka
Yang sedari awal bertekad memerdekakan bangsa-bangsa dunia

Senin, 22 Februari 2021

Milad ke-24 FLP: 2 Misi Kaderisasi dan 4 Misi Organisasi

Milad FLP

Hari ini genap 24 tahun FLP, mungkin masing-masing kita punya nostalgia di setiap satuan usia organisasi tempat kita berhimpun ini, namun terpenting lagi esok kita tetap bersama di rumah ini dengan segenap kesadaran diri. Kenapa kita di FLP? Apa yang diinginkan FLP? Bagaimana bila kita menjadi pengurus FLP? Apa kewajiban kita sebagai anggota FLP? Apa pula haknya?

Kesadaran-kesadaran semacam itulah yang akan memberikan makna pada hari-hari kita di FLP. Makna yang menambah bobot cinta kita pada FLP, pada sesama anggotanya, pada setiap tugas di dalamnya.

Saya ingin mengajak setiap diri di FLP untuk menyegarkan ingatannya akan hal-hal yang sesungguhnya ingin dilakukan FLP. Ya, FLP ingin melakukan apa? Atau dalam istilah AD/ART-nya disebut Misi. Bahwa Anggaran Dasar kita telah menekadkan Misi Organisasi, dan Anggaran Rumah Tangga kita telah menekadkan Misi Kaderisasi. Bahwa FLP sebagai organisasi mau melakukan apa? Tengoklah Anggaran Dasar Pasal 4 nomor 2! Dan FLP dengan agenda kaderisasinya mau melakukan apa? Tengoklah Anggaran Rumah Tangga Pasal 11 nomor 2!

Minggu, 12 Mei 2019

DAKWAH DENGAN PENA ALA FORUM LINGKAR PENA


Dakwah dengan pena adalah simpul program Forum Lingkar Pena (FLP). Sebab, sedari awal beridirnya FLP ditujukan untuk mengisi ruang Dakwah Pena. Dan Dakwah Pena itu artinya Dakwah dengan Pena. Dakwah adalah aktivitasnya, Pena adalah sarananya. Jadi, aktivitas utama FLP adalah dakwah dengan sarana pena.

Kamis, 22 Februari 2018

Madrasah Pena Baca FLP: Sebuah Catatan di Milad FLP ke-21



Literasi adalah kemampuan menulis dan membaca. Literasi juga bermakna pengetahuan dan keterampilan dalam bidang atau aktivitas tertentu. Selain itu, literasi juga merupakan seni menggunakan huruf untuk merepresentasikan bunyi atau kata.

Maka, melek literasi itu bila mampu menulis dan membaca, atau berpengetahuan dan terampil, atau cakap merepresentasikan bunyi dan kata. Karenanya, dengan kemampuan dan kecakapan seperti itu, serta pengetahuan dan keterampilan demikian, seseorang bisa tergolong sosok literatur yang jadi acuan.

Lalu pertanyaannya, apakah dengan melek literasi seperti itu otomatis menjadi insan beradab? Apakah menjadi acuan itu otomatis terjamin keadabannya? Inilah titik tekan jargon FLP periode 2017–2021, yaitu Literasi Berkeadaban.

Rabu, 22 Februari 2017

20 Tahun | Forum Lingkar Pena di Zaman Angka



Sebuah catatan tentang FLP di Zaman Angka, bersempena dengan 20 tahun usianya. Jelang Munas IV Forum Lingkar Pena di Bandung.

Rabu, 11 Januari 2017

DARI TAUSIYAH CINTA MENUJU 5 PENJURU MASJID


Tuntas 34 provinsi roadshow Film Tausiyah Cinta, dan diakhiri tepat pada hari terakhir tahun 2016. Itulah kabar gembira yang saya terima senja hari 31 Desember 2016. Perjalanan nobar film Tausiyah Cinta selama setahun lebih, tentu sesuatu yang istimewa. Tidak mudah bertahan selama setahun, masuk ke pedalaman-pedalaman nusantara, dari ujung Aceh hingga ujung Jayapura dan dari Natuna hingga Kupang.

Senin, 15 Agustus 2016

10 MODEL KERJA YANG TERINSPIRASI DARI HABIBIE

Diskusi Publik Menggali Inspirasi dari 80 tahun Habibie di Museum Bank Mandiri, 7 Agustus 2016.
(dokumen pribadi)

Bangsa Indonesia patut berbangga, karena memiliki anak bangsa yang sangat fenomenal bernama Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie atau yang biasa akrab disapa BJ Habibie. Bagi bangsa ini, beliau terkenal dengan prestasi-prestasinya di bidang Teknologi, Industri dan Demokrasi.

Kamis, 11 Agustus 2016

INILAH CARA MEMBANGUN KINERJA ALA HABIBIE


Museum Bank Mandiri – Ahad, 7 Agustus 2016. Dialog seru kembali dihelat dalam rangkaian acara Pameran Foto dan Gebyar Komunitas merayakan 80 tahun Habibie yang mengusung tema “Cinta Sang Inspirator Bangsa kepada Negeri”. Kali ini menghadirkan anak-anak intelektual Habibie pada sesi kedua yang mengulas “Peran Habibie dalam Membangun SDM Bangsa.” Di sesi setelah makan siang itu hadir Dr. Ir. Wendy Aritenang, M.Sc. (Staff Ahli Kementerian Perhubungan), Dr. Ir. Bambang Setiadi (Ketua Dewan Riset Nasional), dan Dr. Ir. Nur Mahmudi Ismail, M.Sc. (Mantan Walikota Depok).

Minggu, 31 Juli 2016

PENDAFTARAN FLP BOGOR 2016 DIPERPANJANG


Buat kamu yang suka nulis dan sibuk wara-wiri cari info kepenulisan, saatnya kamu gabung di FLP Bogor. Masa pendaftaran diperpanjang lho!

Jumat, 04 Maret 2016

[Milad 19 FLP] MENGENAL UMAR BAHA'UDDIN AL AMIRI


- I -
Jalan Hidup

Umar Baha'uddin al Amiri adalah putra kebanggaan Syria yang lahir tahun 1329 H / 1911 M. Ia pernah belajar di Prancis, lalu kembali ke Syria dan lulus dari fakultas Hukum pada tahun 1940 M. Saat di Prancis itulah beliau mendirikan pusat dakwah Islam di Paris. Suatu ketika bersama Dr. Yusuf Qaradhawi, ia pernah damaikan antar kelompok-kelompok ummat yang berpolemik di Aljazair.

Rabu, 24 Februari 2016

[Milad 19 FLP] MENGENAL MUHAMMAD QUTHBAH


- I -
Jalan Hidup

Muhammad Quthbah memiliki gelar Doktor di bidang Bahasa Inggris yang diselesaikan di Inggris. Saat kuliah di Inggris inilah ia aktif berdakwah di kalangan mahasiswa Arab dan Muslim di sana. Ia pernah dipilih sebagai Ketua Persatuan Mahasiswa Muslim di United Kingdom. Setelah kembali ke Qatar, ia menjadi dosen di Universitas Qatar. Ia pernah juga menjadi salah satu staff departemen Kementerian Pendidikan Qatar. Mungkin karen kurang istirahat, ia terkena pembekuan pada pembuluh darah yang cukup parah. Tapi setelah sembuh, ia kembali mengajar di Kampus. Dia juga tetap aktif berdakwah, bersastra dan bersosial. Hingga akhirnya ia diusulkan menjadi pemimpin operasional proyek situs Islam Online. Karenanya ia fenomenal sebagai Jurnalis Online, selain sebagai da’i dan penyair. Ia menemui ajalnya tepat di hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah, saat jama’ah haji bersiap ke Mina untuk lanjut berwukuf di Arafah). Bgitulah sosok yang telah berjasa mengembangkan situs IslamOnline.

Senin, 22 Februari 2016

SASTRA SANTUN DI ERA DIGITAL: ANTARA PRODUK, NILAI DAN SARANA


Istilah sastra santun itu bisa saja menjadi polemik. Sebab, bila ada yang santun, maka ada yang tak santun. Maka, bila santun itu terpuji, sebaliknya tak santun itu tercela. Tentu dalam penilaian ada beragam perspektif. Itu pula yang akan membuat istilah ‘Sastra Santun’ ini rawan polemik. Tapi, dengan segala konsekuensi itulah Forum Lingkar Pena mengusung tema ini pada momentum Milad-nya yang ke-19.

Jumat, 19 Februari 2016

[Milad 19 FLP] MENGENAL ADIL HUSEIN


- I -
Kepribadian

Adil Husein adalah saudara kandungnya Ahmad Husein, pemimpin nasional Mesir yang juga pendiri Misr al Fata (Mesir Muda). Salah satu teman seperjuangannya adalah Thariq Bisyri, pemikir dan ahli hukum terkenal. Sosoknya senang berkenalan dengan semua orang yang punya ide independen, punya hati yang hidup, dan mau kontribusi bagi pemikiran Islam.

Senin, 15 Februari 2016

[Milad 19 FLP] MENGENAL SYEIKH ALI ATH THANTHAWI



- I -
Keluarga

Mungkin kita bisa menyeksamai makna santun dari sastrawan Muslim yang bernama Ali Ath Thanthawi. Seorang Syeikh yang memang lahir dari keluarga ulama. Kakeknya yang bernama Ahmad Thanthawi adalah imam bagi tentara Utsmani. Bapaknya yang bernama Syeikh Musthofa adalah imam masjid yang juga penanggungjawab urusan fatwa. Paman dari bapaknya adalah ahli ilmu falak Islami. Paman dari ibunya adalah pemilik majalah az Zahraa dan majalah al Fath.

Selasa, 19 Januari 2016

Kisah Cinta Ratu Dewi Fatimah dan Raja Dalem Ketut Sri Kresna Kepakisan

sumber: anneahira.com

Ratu Dewi Fatimah adalah sepupu Raja Dalem Ketut Sri Kresna Kepakisan. Namun, rupanya hubungan mereka berdua tidak sekadar kerabat dalam dinasti Majapahit di Jawa. Sebab telah bersemi bunga-bunga cinta di antara keduanya. Jadilah mereka sepasang kekasih yang hanyut dalam kasmaran cinta.

Sabtu, 09 Januari 2016

PEJUANG PENA DAN PUBLISITAS


Menjadi pejuang pena adalah salah satu pilihan peran kehidupan. Dalam kehidupan ini memang kita diniscayakan menjadi pejuang untuk sebuah keberartian hidup. Pejuang apapun itu, batasannya hanya baik dan buruk, medannya terserah kita atau sekehendak kebutuhan ummat. Nah, medan menulis adalah salah satunya. Menjadi Pejuang Pena.

Jumat, 01 Januari 2016

TIGA PESAN DARI FILM 3 (TIGA)


Kebetulan pada penghujung tahun 2015 dan awal tahun 2016 ini saya menjalani agenda yang maraton. Hampir tanpa jeda, dimulai dari liburan Natal hingga liburan Tahun Baru. Tetapi saat mendengar kabar bahwa Film 3 yang tempo hari sempat diputar sesaat di layar bioskop akan ditayangkan di Net TV, maka saya berusaha menyempatkan menontonnya. Alhamdulillah, saya dapat menontonnya meskipun melalui streaming internet.

Jumat, 18 Desember 2015

MENYAMBUNG KEMBALI BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA


Izinkan saya menambahkan dua kata sebelum "Bulan Terbelah di Langit Amerika". Yaitu, Menyambung Kembali. Untuk judul tulisan ini.

Rabu, 16 Desember 2015

FSIN 2015: Hajatan TEDUH yang MENCERAHKAN


Hari ini hajatan Festival Sastra Islam Nasional 2015 dibuka di Makassar, digelar sampai tanggal 19 Desember 2015. Mengusung tema "Teduh, Mencerahkan", festival ini menghadirkan tokoh-tokoh Islam dan Sastra Nasional. Ada Taufiq Ismail, Helvy Tiana Rosa, Habiburrahman El Shirazy, Ahmad Al Habsy, Sinta Yudisia, Salim A Fillah, Maimon Herawati, Eddy Sutarto, Rahmadiyanti Rusydi, dan S Gegge Mappangewa.