Selasa, 08 September 2015

KETABAHAN, KETELADANAN, DAN KESINAMBUNGAN UKHUWAH



IRFAN AZIZI, (24/02/2013) _ Kabar duka bagaimana pun rupanya selalu menggigit pedih jiwa. Itu pula yang menelungkupi pagi saya, akhir pekan, Sabtu 23 Februari 2013. Satu pesan SMS menghampiri handphone saya, dari Abi, “Asww berita duka Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, telah pulang ke rahmatullah Akh Abun Rudi, semoga diampuni dosanya dan diterima amal perbuatannya serta keluarga yg ditinggalkan diberikan kesabaran.
Saya membaca ulang pesan itu lagi, mencoba menerka, lalu melantun do’a, “Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu.” Abun Rudi, apakah orang yang biasa saya panggil bang Abun dahulu itu?

Senin, 07 September 2015

KHUTBAH NIKAH YANG SERING TERABAIKAN


IRFAN AZIZI, (06/09/2015) _ Setiap ada undangan aqad nikah dan walimah, sebisa mungkin saya akan menyempatkan hadir bila tidak ada halangan jarak. Biasanya pula, bila waktunya berbeda dan tidak bisa menghadiri semuanya, maka saya akan lebih memilih menghadiri aqad nikahnya. 

Senin, 31 Agustus 2015

BELAJAR BUTUH AGAR BUTUH BELAJAR


Berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, itu makna Belajar. Namun bila saya renungkan, definisi bahasa kita akan istilah yang satu ini tampaknya belum terejawantah dalam penggunaan istilahnya. Apakah proses belajar di lembaga-lembaga pengajaran memang ditarget untuk memperoleh kepandaian atau ilmu? Iya, sebagiannya. Namun tidak, kebanyakannya.

Berlatih, itu makna lainnya. Toh ini juga terabaikan. Tampilan proses berlatih; berupa kesabaran, ketelatenan, keuletan, dan mencapai solusi-solusi cakap; tak jua terpancar dari sosok-sosok pelajar kita hampir sebagian besarnya. Apalagi 'berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman'. Adakah tertanam dalam kepribadian para pelajar kita?

Jumat, 28 Agustus 2015

DAFTAR BLOGGER FLP (FORUM LINGKAR PENA)


Berikut adalah daftar para Blogger FLP. Mari bersilaturrahim... :)

Kamis, 27 Agustus 2015

KHUTBAH IEDUL FITRI 1436 H: SOLUSI KEGALAUAN KITA ADALAH KEMBALI KE FITRAH

الله أكبر (9مرات) لا إله إلا الله والله أكبر ، الله أكبر ولله الحمد.
الْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَ مِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَمَّا بَعْدُ: فَيَاعِبَادَ اللهِ : اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَ اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.
Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar... wa lillahil hamd
Kaum Muslimin yang dimuliakan Allah subhanahu wata’ala
Sebagaimana satu-satunya perintah kewajiban puasa di dalam al Qur’an, yaitu pada surat al Baqarah ayat 183, Allah subhanahu wata’ala berfirman:
"يٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡڪُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِڪُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ."
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Maka, Puasa kita, sejatinya telah melatih diri menjadi insan yang bertaqwa. Lalu, apa itu Taqwa?
Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu ketika mengomentari ayat 102 dari surat Ali Imran, yaitu firman-Nya “Bertaqwalah kalian kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa dan janganlah kalian mati kecuali kalian dalam keadaan Muslim”, maka ia berkata bahwa Taqwa adalah:

Selasa, 18 Agustus 2015

KEMERDEKAAN - PERDAMAIAN - KEADILAN SOSIAL



IRFAN AZIZI, (08/2013) _ Kembali saya coba meresapi bait demi bait naskah Pembukaan UUD 45 pada upacara 17-an kemarin. Saya selami kata demi katanya, hingga sampai pada paragraf terakhir. Ada kalimat menarik di sana, tentang fungsi pemerintahan Indonesia yang kala itu akan dibentuk; “…melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial…”

Minggu, 16 Agustus 2015

ALUR PEMBANGUNAN KARAKTER



Forum Lingkar Pena hadir sebagai sarana menguatkan karakter Muslim dan bangsa dengan nilai-nilai yang disampaikan melalui tulisan. Yang karenanya, ditanamkan dalam setiap diri kader FLP, visi menghadirkan karya-karya yang mencerahkan. Dengan pencerahan itu, harapannya tatanan sosial kehidupan umat dan bangsa semakin membaik. Bahwa individu yang semula lesu, menjadi penuh semangat berpacu. Begitupun komunitas yang semula rapuh tergoyah isu, menjadi kokoh bersatu padu.