Rabu, 30 Maret 2016
[Pelajaran V] ENGKAU TIDAK TAHU APA-APA TENTANG MASALAH INI
Selasa, 29 Maret 2016
BAGAIMANA ISLAM MEMANDU DALAM MENENTUKAN PRIORITAS?
![]() |
| sumber: strategy4management.wordpress.com |
Sebagai seorang Muslim, tentu kita memiliki tuntunan yang khas
dalam menjalani kehidupan ini. Tuntunan itu menjadi khas, karena berasal dari Sang
Pencipta Kehidupan yang tahu betul seluk-beluk kehidupan ini. Karenanya,
tuntunan Sang Pencipta itu sungguh mengarahkan kita kepada kehidupan yang baik
dan penuh manfaat yang hakiki.
Label:
Agama,
Bedah Buku,
Dakwah,
Essai,
Irfan Azizi,
Islam,
Komunitas,
Psikologi,
SMART
Jumat, 25 Maret 2016
(Kajian Hadits) BEGINILAH SEHARUSNYA KITA HIDUP BERSOSIAL
عَنْ
أَبِي نَجِيْحٍ الْعِرْبَاضِ بْنِ سَاريةَ رَضي الله عنه قَالَ: وَعَظَنَا
رَسُوْلُ اللهِ صَلىَّ الله عليه وسلم مَوْعِظَةً وَجِلَتْ مِنْهَا الْقُلُوْبُ،
وَذَرِفَتْ مِنْهَا الْعُيُوْنُ، فَقُلْنَا: "يَا رَسُوْلَ اللهِ،
كَأَنَّهَا مَوْعِظَةُ مُوَدِّعٍ، فَأَوْصِنَا." قَالَ: "أُوْصِيْكُمْ
بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ تَأَمَّرَ
عَلَيْكُمْ عَبْدٌ، فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اخْتِلاَفاً
كًثِيْراً. فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ
الْمَهْدِيِّيْنَ عَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ، وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ
اْلأُمُوْرِ، فَإِنَّ كُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ."
Dari Abu Najih Al Irbadh bin Sariah radhiyallahu
‘anhu dia berkata: Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam
memberikan kami nasehat yang membuat hati kami bergetar dan air mata kami
bercucuran. Maka kami berkata: “Ya Rasulullah, seakan-akan ini merupakan
nasehat perpisahan, maka berilah kami wasiat.” Rasulullah shollallohu
‘alaihi wa sallam bersabda: “Aku wasiatkan kalian untuk bertakwa kepada
Allah ta’ala, dengar dan taat kepada pemimpin kalian meskipun yang
memimpin kalian adalah seorang budak. Karena di antara kalian yang hidup
(setelah ini) akan menyaksikan banyaknya perselisihan. Hendaklah kalian
berpegang teguh terhadap ajaranku dan ajaran Khulafaurrasyidin yang
mendapatkan petunjuk, gigitlah (genggamlah dengan kuat) dengan geraham.
Hendaklah kalian menghindari perkara yang diada-adakan, karena semua perkara
bid’ah adalah sesat.”
Label:
Agama,
Bedah Buku,
Dakwah,
Hadits,
Islam,
Komunitas,
Psikologi,
Rasulullah,
Renungan
Rabu, 23 Maret 2016
[Pelajaran IV] SATU ORANG DI ANTARA SATU UMAT
“Bertakwalah
kepada Allah atas apa yang engkau tulis!” pesan Shalahuddin al Ayyubi kepada al
Qadhil Fadhil, menjelang ia lanjutkan penulisan sejarah masa kepemimpinan
Shalahuddin. Lalu Shalahuddin al Ayyubi
melanjutkan, “Jangan jadikan aku satu-satunya sumber dari kisah ini. Aku hanyalah satu orang di antara satu umat.”
Selasa, 22 Maret 2016
BERSYARIAT ITU TUNTUTAN ALAM SEMESTA
![]() |
| Sumber: radioaustralia.net.au |
Mari
kita simak sejenak perbincangan antara Ibrahim alaihissalam dengan Raja Namrud.
Ibrahim adalah Nabi Allah, sementara Namrud adalah Raja yang merasa memiliki
kekuasaan tak tertandingi. Demi tak ingin tunduk dalam pengagungan sang Raja,
maka berujarlah Ibrahim, “Tuhanku ialah Yang Menghidupkan dan Mematikan.”
Label:
Agama,
Bedah Buku,
Dakwah,
Dunia Islam,
Essai,
Islam,
Komunitas,
Politik,
Taujih
Senin, 21 Maret 2016
MUSLIM SUNANTARA YANG MASUK KE KARANGASEM
Islam
mulai menyebar di Karangasem dengan migrasinya pekerja Muslim dari Lombok,
pelaut dari Makassar, serta pedagang dari Arab. Merekalah yang dianggap dalam
catatan sejarah sebagai masyarakat Sunantara. Berikut ini adalah beberapa fase
potongan sejarah yang menggambarkan proses migrasi tersebut, juga beberapa
peninggalan corak Islam dari migrasi masyarakat Muslim di wilayah Karangasem.
Label:
Agama,
Bali,
Dakwah,
Dunia Islam,
Essai,
Indonesia,
Irfan Azizi,
Islam,
Wawasan
Jumat, 18 Maret 2016
(Kajian Hadits) INILAH YANG SEHARUSNYA KITA LAKUKAN!
عَنْ
مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ، أَخْبِرْنِي
بِعَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ وَيُبَاعِدُنِي عَنِ النَّارِ، قَالَ: لَقَدْ سَأَلْتَ
عَنْ عَظِيْمٍ، وَإِنَّهُ لَيَسِيْرٌ عَلىَ مَنْ يَسَّرَهُ اللهُ تَعَالَى عَلَيْهِ:
تَعْبُدُ اللهَ لاَ تُشْرِكُ بِهِ شَيْئاً، وَتُقِيْمُ الصَّلاَةَ، وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ،
وَتَصُوْمُ رَمَضَانَ، وَتَحُجُّ الْبَيْتَ، ثُمَّ قَالَ: أَلاَ أَدُلُّكَ عَلَى أَبْوَابِ
الْخَيْرِ؟ الصَّوْمُ جُنَّةٌ، وَالصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطِيْئَةَ كَمَا يُطْفِئُ
الْمَاءُ النَّارَ، وَصَلاَةُ الرَّجُلِ فِي جَوْفِ اللَّيْلِ، ثُمَّ قَالَ: }تَتَجَافَى
جُنُوْبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ… –حَتَّى بَلَغَ-
يَعْمَلُوْنَ{
ثمَّ قَالَ: أَلاَ أُخْبِرُكَ بِرَأْسِ الأَمْرِ وُعَمُوْدِهِ وَذِرْوَةِ
سَنَامِهِ؟ قُلْتُ:
بَلَى يَا رَسُوْلَ اللهِ.
قَالَ: رَأْسُ اْلأَمْرِ اْلإِسْلاَمُ وَعَمُوْدُهُ الصَّلاَةُ وَذِرْوَةُ
سَنَامِهِ الْجِهَادُ. ثُمَّ قَالَ: أَلاَ أُخْبِرُكَ بِمَلاَكِ ذَلِكَ كُلِّهِ؟ فَقُلْتُ:
بَلىَ يَا رَسُوْلَ اللهِ. فَأَخَذَ بِلِسَانِهِ وَقَالِ: كُفَّ عَلَيْكَ هَذَا. قُلْتُ:
يَا نَبِيَّ اللهِ، وَإِنَّا لَمُؤَاخَذُوْنَ بِمَا نَتَكَلَّمَ بِهِ؟ فَقَالَ: ثَكِلَتْكَ
أُمُّكَ، وَهَلْ يَكُبَّ النَاسُ فِي النَّارِ عَلَى وُجُوْهِهِمْ –أَوْ قَالَ: عَلىَ
مَنَاخِرِهِمْ– إِلاَّ حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ.
Dari Mu’az bin Jabal radhiyallahu ‘anhu dia berkata: Saya
berkata: Ya Rasulullah, beritahukan saya tentang perbuatan yang dapat
memasukkan saya ke dalam surga dan menjauhkan saya dari neraka. Beliau
bersabda: Engkau telah bertanya tentang sesuatu yang besar, dan perkara
tersebut mudah bagi mereka yang dimudahkan Allah ta’ala, Beribadah
kepada Allah dan tidak menyekutukannya sedikitpun, menegakkan shalat,
menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan menunaikan haji. Kemudian beliau
(Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam) bersabda: Maukah engkau
aku beritahukan tentang pintu-pintu kebaikan? Puasa adalah benteng, Shodaqoh
akan mematikan (menghapus) kesalahan sebagaimana air mematikan api, dan
shalatnya seseorang di tengah malam (qiyamullail). Kemudian beliau
membacakan ayat (yang artinya): “Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya….”
Kemudian beliau bersabda: Maukah kalian aku beritahukan pokok dari segala perkara,
tiangnya dan puncaknya? Aku menjawab: Mau ya Nabiyullah. Beliau
bersabda: Pokok perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat dan puncaknya
adalah Jihad. Kemudian beliau bersabda: Maukah engkau aku beritahukan
sesuatu (yang jika kalian laksanakan) kalian dapat memiliki semua itu? Saya
berkata: Mau ya Rasulullah. Maka Rasulullah memegang lisannya lalu
bersabda: Jagalah ini. Saya berkata: Ya Nabiyullah, apakah kita akan
dihukum juga atas apa yang kita bicarakan? Beliau bersabda: Kasihan kamu,
adakah yang menyebabkan seseorang terjungkal wajahnya di neraka –atau sabda
beliau: di atas hidungnya- selain buah dari yang diucapkan oleh
lisan-lisan mereka.
Label:
Agama,
Bedah Buku,
Dakwah,
Hadits,
Islam,
Rasulullah
Langganan:
Postingan (Atom)






