Selasa, 18 Oktober 2016
Kamis, 06 Oktober 2016
Selasa, 04 Oktober 2016
MENYUSURI PESISIR SELATAN, MENGUNJUNGI MASJID RAYA MAHABBATUL QULUB
Saat melintasi kabupaten Pesisir Selatan, Solo
Touring JPRMI (Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia) sempat masuk ke
Nagari Siguntur di kecamatan Koto XI Tarusan. Memasuki nagari ini, mengingatkan
pada sebuah kerajaan yang mulanya beragama Hindu-Budha namun kemudian menjadi
kerajaan Islam. Itulah kerajaan Siguntur, yang dalam bahasa minang disebut
Siguntua.
Label:
AyokeMasjid,
Dakwah,
Indonesia,
Komunitas,
Teknologi
Jumat, 30 September 2016
DI MASJID INILAH KHAZANAH SENI MANCANEGARA DITUANGKAN DAN SEJARAH PERJUANGAN INDONESIA DIABADIKAN
Terletak di jalan Ganting nomor 10, kelurahan Ganting, kecamatan
Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Sebuah masjid bernuansa
neoklasik eropa masih bertahan kokoh sejak lebih dua abad silam. Namanya Masjid
Raya Ganting, itulah masjid tertua di Padang. Kini telah masuk dalam cagar
budaya nasional.
Label:
AyokeMasjid,
Dakwah,
Indonesia,
Komunitas,
Wawasan
Selasa, 27 September 2016
MENYEMAI KEMBALI RUH KEJAYAAN DI LHOKSEUMAWE
Solo Touring JPRMI (Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia)
memasuki kota Lhokseumawe pada 7 September 2016. Perjalanan tersebut adalah
rangkaian “Red Dotting Sumatera Island. A. 5.500 KM Solo Touring”. Di pesisir
Barat Laut wilayah Indonesia itu, masih terasa persemayaman ruh kejayaan umat
yang di masa silam pernah menjadi pesona sejarah.
Label:
AyokeMasjid,
Dakwah,
Indonesia,
Komunitas
Kamis, 22 September 2016
MARI BANTU SAUDARA KITA YANG TERKENA BANJIR BANDANG DI GARUT DAN SUMEDANG
Hari Selasa (20/9) malam sekitar
pukul 20.00 sampai 23.00 WIB, hujan deras melanda Garut. Akibatnya air sungai
Cimanuk meluap sampai merendam semua jembatan yang menghubungkan ke pusat kota
Garut. Ada 15 rumah di daerah Rengganis yang hanyut terbawa arus air bah,
karena berada di pesisir sungai tersebut.
Rabu, 21 September 2016
MASJID KUPIAH MEUKEUTOP DAN PAHLAWAN NASIONAL TEUKU UMAR
Tidak ada hubungan langsung antara
Masjid Kupiah Meukeutop dengan pahlawan nasional yang bernama Teuku Umar. Tapi
melihat masjid Kupiah Meukeutop kita teringat kembali bahwa kemerdekaan bangsa
ini merupakan sumbangsih peran para pahlawan tangguh yang sebagian besarnya beragama
Islam. Salah satunya adalah Teuku Umar, pahlawan nasional kelahiran Meulaboh
tahun 1854. Kelak ia juga gugur syahid di tanah kelahirannya pada 11 Februari
1899 setelah bertempur dengan penjajah Belanda.
Label:
AyokeMasjid,
Dakwah,
Indonesia,
Komunitas
Langganan:
Postingan (Atom)






