Berjuang
itu bukan kebutuhan komunal. Berjuang itu lebih sebagai kebutuhan individual.
Setiap diri, perlu berjuang. Yang dengannya, akan mendapatkan kemuliaan dan
keberuntungan dari Allah subhanahu wata'ala. Adapun sebuah komunal jamaah
(dengan segala nilai dan cita yang diusungnya), tak perlukan perjuangan kita.
Turut berjuang atau tidaknya kita, yang akan memenangkan nilai dan cita komunal
tetaplah Allah Pemilik segalanya.
Kamis, 08 Maret 2018
Senin, 05 Maret 2018
Kamis, 22 Februari 2018
Madrasah Pena Baca FLP: Sebuah Catatan di Milad FLP ke-21
Literasi adalah kemampuan menulis dan membaca. Literasi juga bermakna pengetahuan dan keterampilan dalam
bidang atau aktivitas tertentu. Selain itu, literasi juga merupakan seni menggunakan huruf untuk
merepresentasikan bunyi atau kata.
Maka, melek literasi itu bila mampu menulis dan membaca, atau berpengetahuan dan terampil, atau cakap merepresentasikan bunyi dan kata. Karenanya, dengan kemampuan dan kecakapan seperti itu, serta
pengetahuan dan keterampilan demikian, seseorang bisa tergolong sosok literatur yang jadi acuan.
Lalu pertanyaannya, apakah dengan melek literasi seperti itu
otomatis menjadi insan beradab? Apakah menjadi acuan itu otomatis terjamin keadabannya? Inilah
titik tekan jargon FLP periode 2017–2021, yaitu Literasi Berkeadaban.
Label:
#miladflp21,
Al Qur'an,
Essai,
FLP,
Irfan Azizi
Kamis, 15 Februari 2018
Ulah FLP Bogor, Bengkel Diubah Jadi Mimbar Sastra Dadakan
![]() |
| Mimbar Sastra dadakan di bengkel. (Dok: Pribadi) |
Ahad, 31 Agustus
2014. Aku diundang oleh FLP Bogor untuk menjadi salah satu narasumber dalam
acara Inaugurasi Anggota Pramuda Angkatan VII. Anggota Pramuda adalah istilah
di FLP wilayah Jakarta Raya yang digunakan untuk mereka yang telah mendaftar ke
FLP namun sedang menjalani orientasi sebelum resmi menjadi Anggota. Maksudnya adalah Anggota sebelum jenjang Muda yang merupakan jenjang pertama keanggotaan FLP.
Anggota Pramuda ini akan menjalani masa orientasi selama 6 bulan dengan
berbagai forum pengenalan beragam jenis tulisan.
Senin, 05 Februari 2018
APA YANG TERJADI PADA PALESTINA DI BULAN JANUARI 2018?
Membahas Palestina selalu menarik bagi kita bangsa Indonesia. Terlebih
Menteri Luar Negeri Retno L. P. Marsudi tegas mengingatkan bahwa Palestina adalah jantung politik luar negeri Indonesia. “Setiap helaan napas diplomasi Indonesia, di sana
ada perjuangan untuk Palestina," begitu istilah Retno.
Nah, bagaimana dinamika Palestina bulan Januari 2018?
Selasa, 02 Januari 2018
KENAPA AL QUDS JADI LEDAKAN ISU DI TAHUN 2017? | INI CERITANYA...
Tiba-tiba di penghujung tahun 2017, masyarakat di penjuru dunia dihenyakkan dengan pemberitaan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan untuk memindahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Israel dari kota Tel Aviv ke kota Al Quds (Jerussalem). Sebenarnya bukan tiba-tiba. Sebab keputusan untuk memindahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat ke kota Al Quds sudah diketok palu oleh Kongres Amerika Serikat sejak 1995. Tapi sejak itu pula, pemerintah Amerika Serikat belum melaksanakan rekomendasi parlemennya. Sehingga, setiap Presiden Amerika Serikat selalu membuat kontrak perpanjangan keberadaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Tel Aviv.
Label:
Berita,
Dunia Islam,
Palestina,
Politik,
SMART
Langganan:
Postingan (Atom)






